Senin, 16 Agustus 2010

Menjadi Orang Penting di Tempat Kerja


TAK peduli apakah Anda hanya karyawan biasa, Anda bisa menjadikan diri Anda sebagai karyawan yang selalu diingat, dinanti, dan dipuji oleh atasan dan rekan kerja lainnya.

Berapa banyak karyawan yang ada di perusahaan tempat Anda bekerja? Tentu Anda tidak mengingat wajah atau nama dari mereka semua. Tentu yang Anda ingat hanya beberapa karyawan yang prestasinya menonjol, mereka yang supel dan mudah bersosialisasi, atau yang penampilannya menarik bagi Anda.

Pertanyaannya, mengapa ada karyawan yang begitu lekat di benak karyawan lainnya sedangkan ada yang tidak?

"Semuanya adalah persoalan menciptakan brand atau imej bagi diri sendiri, yang tentunya berbeda dengan karyawan yang lain," jawab konsultan karier Martin Lindstrom, seperti dikutip dari aol.com.

Menurut Martin, dengan persaingan kerja yang semakin ketat, jika Anda tak memiliki imej yang berbeda dengan orang lain, maka Anda hanya akan diingat sebagai karyawan "pada umunya". Dengan membuat imej bagi diri sendiri, berarti Anda sudah membuat strategi jitu untuk bertahan hidup sekaligus menjadi orang yang "terlihat" di tempat kerja.

Lalu bagaimana caranya membuat imej bagi diri sendiri? Martin memberi beberapa panduan untuk dicoba. Berikut tipnya:

Temukan karakter Anda (dan yang tidak sesuai dengan Anda)

Cari tahu, apakah yang membedakan Anda dengan rekan kerja yang lain? Apakah Anda orang yang selalu tepat waktu, penuh tanggung jawab, dan berdedikasi? Apakah Anda tipe karyawan yang selalu santai dalam bekerja, namun selalu bisa menghasilkan karya yang baik?

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menciptakan atau memberitahukan orang lain "siapa diri Anda" ialah dengan melakukan sebuah "tugas kecil" setiap harinya yang berhubungan dengan pekerjaan Anda.

Martin memberi contoh, jika Anda seorang kasir di supermarket, mungkin Anda bisa memerhatikan perilaku konsumen, misalnya, apakah konsumen perempuan lebih senang membeli air mineral atau soft drink. Penemuan ini bisa jadi berguna bagi manajemen atau supervisor, dan Anda akan selangkah lebih maju dibandingkan rekan yang lain.

Dikenal karena satu hal

Saat Anda menyebut satu merek terkenal, Anda pasti langsung mengasosiasikan merek tersebut dengan satu sifat tertentu. Misalnya saja menyebut Google, maka yang teringat adalah mesin pencari, Volvo alias mobil yang aman, atau cowboy yang erat dengan Amerika.

Sekarang pikirkan apa yang ada di benak orang lain saat mengingat Anda. Apakah seorang pendengar yang baik, mentor yang baik, orang yang lucu, atau orang yang sangat cepat menyelesaikan pekerjaan.

Jika Anda belum menemukan karakter tersebut, maka ciptakan dan berlakulah seperti imej tersebut. Usahakan imej tersebut terdiri dari satu kata saja karena akan memudahkan orang lain mengingatnya. Lagi pula, dengan begitu banyak informasi yang masuk ke otak, hal yang sifatnya terlalu panjang dan detail akan susah dihafalkan.

Komunikasikan imej Anda

Jika Anda sudah menemukan karakter atau imej yang ingin Anda kembangkan, mulailah mengomunikasikannya, salah satunya lewat jalur on-line. Misalnya Anda ingin dikenal sebagai orang yang lucu, maka Anda bisa membuat cerita lucu di blog Anda.

Mengapa lewat jalur on-line, karena internet adalah media terampuh yang saat ini ada. Jika ingin lebih efektif, coba buat cerita lucu dari sudut pandang yang berbeda, provokatif, atau mengejutkan, yang bisa menimbulkan banyak respons dari orang lain. Dengan begitu, imej atau karakter Anda akan lebih menonjol.

Ciptakan tampilan khas

Jika perilaku Anda sudah menunjukkan karakter atau imej Anda, maka perkuatlah dengan tampilan luar Anda. Jika Anda ingin dikenal sebagai orang pintar yang cool, maka gaya seperti Presiden Amerika Serikat Barack Obama bisa Anda tiru. Atau jika Anda ingin dikenal sebagai orang yang serius tapi santai, maka tampilan atau dandanan kasual, namun trendi bisa Anda coba.

Tetaplah bergaya yang sesuai dengan imej atau karakter yang ingin Anda bentuk di tempat kerja. Jika Anda konsisten dengan gaya tersebut, bisa jadi Anda akan menjadi selebriti kantor atau setidaknya gaya Anda akan selalu diperhatikan oleh karyawan lainnya.

Buat tanda diri yang menarik

Tanda diri bisa berarti kartu nama atau tanda yang biasa ditinggalkan saat mengirim e-mail. Jika Anda membuat kartu nama sendiri cobalah sertakan logo atau simbol yang menarik. Buatlah logo yang mengombinasikan dua hal yang bertentangan, misalnya monyet terbang seperti yang ada di Wizard of Oz. Tentunya monyet tak bisa terbang bukan? Tapi hal yang bertentangan ini justru akan mudah diingat orang.

Tanda lainnya bisa Anda berikan pada setiap akhir pesan dalam e-mail Anda. Tanda tersebut bisa kata-kata singkat, simbol, atau apa pun yang menarik, unik, dan tidak terlupakan. Ingatlah, bahwa tanda-tanda atau karakter yang Anda ciptakan ini bisa membantu Anda untuk lebih mudah dikenal dan diingat orang.

sumber : creativebrain.web.id

0 komentar:

Posting Komentar