Kamis, 30 September 2010

Mengintip Kejuaraan Dunia Memahat Patung Pasir 2010 di Washington




Kejuaraan Dunia patung Pasir telah berlangsung di Federal Way, Washington, sejak 8 September, dan karya para seniman akan tetap ditampilkan sampai 10 Oktober. Acara tahunan, yang menarik minat para pesaing dari seluruh dunia ini, telah berlangsung di Kanada selama lebih dari 20 tahun, tetapi tahun ini untuk pertama kali Amerika Serikat menjabat sebagai negara tuan rumah. Para seniman berkompetisi untuk mendapatkan gelar tertinggi dalam tiga kategori, yaitu solo, ganda dan tim.

Berpacu dengan waktu, anggota Team Sandboxers mengisi kotak kayu dengan pasir selama fase pembentukan. Tim ini memiliki waktu enam jam untuk membentuk pasir mereka ke dalam kubus padat yang cocok untuk diukir.

Dari kanan adalah Katie Korning, Jeff Strong dan Kirk Rademaker anggota tim USA yg sedang mengerjakan “Open Mind”
Setelah melakukan sebuah pemotongan, Helena Bangert dari Amsterdam meniup karyanya yg berjudul “Walking Through”

Seorang anggota tim Orbital Sanders yg berasa dari Washington sedang mengerjakan karyanya yg berjudul “Missing Links”
Seorang peserta tunggal dari Belanda sedang mengaplikasikan teknik operasi pada karyanya “The Abundance of Harvest”

Seorang seniman dari Washington yg bernama Sue McGrew sedang mengerjakan “Noh Trifater”

Seorang seniman dari Quebec yg bernama Marc Lepireini sedang mengerjakan karyanya yg berjudul “Krazy”. Dia terinspirasi dari film yg ditonton anaknya.

Nicola Wood, kiri, menggunakan sekop untuk menghaluskan patung dari Team Machas yg berjudul “Dream Like You’ll Live Forever. Live Like You’ll Die Tomorrow”. Sementara itu temannya, Arianne Van Rosmalen sedang mengukir di sebuah patung kecil dan Heesels Marielle sedang menyemprot patung dengan campuran lem-air untuk menjaga agar patung tidak mudah rusak.
Sudarsan Pattnaik bekerja pada rambut patung Obama “Let’s Stand for World Peace.”
Bagian belakang “Connected”, karya dari Tim Seattle, menggambarkan Space Needle, Mount Rainier dan hujan yg turun dari awan mendung.
Dan Belcher sedang berlari mengelilingi patungnya “Icarus II”. sebelum pertandingan berakhir
Joris Kivits dari Belanda membuat karya yg berjudul “Puzzle”
Brit Paul Hoggard membuat patung gajah ini dengan menggunakan teknik “soft pack” yg berarti dia tidak memakai cetakan apapun dalam membentuk patungnya
“Magnetic Feels” dibuat oleh Fergus Mulvaney dari Irlandia.
Uldis Zarins dari Latvia membuat patung yg berjudul “It Was Just a Bad Dream.”
Rich Varano Floarida telah membuat “Fanta Sea for Sue Sea”
Benjamin Probanza dari Mexico memberi judul patungnya dengan nama “Untitled.”
“Jimi” oleh Bill Dow of Montana dibuat untuk mengenang 40 tahun meninggalnya Jimi Hendrix.
Joo Heng Tan dari Singapura sedang menyemprot patungnya yg tidak bernama dengan campuran air dan lem
Damon Langlois anggota Team Sand Boxers dari Victoria sedang melakukan finishing touch pada patungnya yg berjudul "Connected"

sumber : link , situs resmi

0 komentar:

Posting Komentar